Senin, 15 Oktober 2018

Politik Uang Bom untuk Melemahkan Caleg Miskin

Related image

caleg bekasi 2019 - Pemilu tahun 2014 mendatang semestinya jadi proses politik untuk memenangi misi serta visi, hingga membuahkan pemerintah serta anggota legislatif yang bersih. Demikian disebutkan pengamat politik, Ray Rangkuti dari Lingkar Madani Indonesia (LIMA) dalam satu acara di Jakarta, Jumat(5/7).

Ia menuturkan jika Pemilu tahun 1999 ialah pemilu tiada tujuan, berlansung serta tuntas. Pemilu tahun 2004 ikut tiada tujuan, sebab adalah eksperimen pada skema pemilu yang 80 % baru. Semangatnya masih tetap eksperimen saja. Pemilu tahun 2009 ikut demikian.

Oleh karenanya, Pemilu tahun 2014 sebaiknya jadi masa untuk mengawali memenangi misi serta visi. Tujuan eksperimen pada skema mesti dipandang selesai. Tujuan pada pemilu aman ikut harusnya dipandang selesai, sebab telah 3x berjalan dari tahun 1999 sampai 2009 aman-aman saja.

“Kita mesti naik level, mulai bertambah. Tujuan 2014 ini menurut saya mulai dengan dua rumor terpenting yang sampai saat ini tidak kunjung tuntas. Pertama, tata kelola pemerintah yang bersih, serta itu mesti diawali dengan caleg-calegnya yang bersih. Ke-2, kemandirian kita menjadi satu bangsa. Topik ini mesti dikawal terus-terusan.” Kata Ray Rangkuti.

Melemahkan Calon legislatif Miskin

Politik uang untuk memenangi Pemilu, menurut Ray Rangkuti, adalah satu bom. “Ini menyengaja di keluarkan, dibunyikan, untuk bikin lemah caleg-caleg (calon anggota legislatif-Red) miskin. Jadi Pemilu itu uang. Yang terpenting rakyat itu terima uang. Itu semua di besarkan, diblow up agar caleg-caleg miskin itu patah sebelum berperang. Pendapat saya, 30 % anggota DPR itu tidak ada duitnya,” katanya.

Politik uang menyengaja dipakai untuk melemahkan caleg-caleg yang tidak miliki modal, agar caleg-caleg yang miliki uang kuasai lapangan. Calon legislatif yang miliki uang lantas hadir ke lapangan dengan percaya diri (yakin diri-Red.) yang mengagumkan, serta menggunakan langkah membom dengan uang.

“Karena itu, kita berperang untuk menunjukkan jika uang bukan hanya satu langkah memenangi Pemilu serta automatis kita berperang menantang beberapa orang yang menggunakan uang. Kita ikut berperang untuk memenangi rumor ini. Riwayat Indonesia dimenangkan oleh mereka yang bersenjatakan kepercayaan akan pergantian," katanya menyatakan.

"Kita akan menaklukkan mereka yang memercayakan uang. Kita akan menaklukkan mereka yang membom penduduk dengan uang. Dengan kepercayaan jika 2014 hanya caleg-caleg bersih yang bisa memenangi pertarungan,” kata Ray menyatakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Know us

Our Team

Contact us

Nama

Email *

Pesan *